Corplex

Tentang

Dibangun dari meja yang sama

Corplex tidak lahir dari riset pasar. Ia lahir dari pekerjaan uji tuntas yang berulang, dan dari kesadaran bahwa sebagian besar waktunya habis untuk mencari, bukan untuk menganalisis.

Polanya selalu sama. Perusahaan butuh sesuatu, entah transaksi, pinjaman, investor, atau akuisisi. Lalu ia menyewa firma hukum, lalu mengirimkan dus dokumen selama enam minggu, lalu menerima laporan tebal yang menyebutkan hal-hal yang seharusnya sudah diketahui setahun lalu.

Yang membuatnya mahal bukan kerumitan hukumnya. Yang membuatnya mahal adalah tidak adanya satu tempat yang tahu dokumen apa yang ada, siapa pemiliknya, dan kapan berakhirnya. Corplex dibangun untuk jadi tempat itu, dan untuk membuat pertanyaan sederhana berhenti menuntut jam advokat.

Kami membangunnya bersama MRWP Law Firm, dan itu bukan hiasan di halaman ini. Setiap alur diuji pada berkas sungguhan sebelum masuk produk, dan yang tidak dipakai advokat dalam praktik tidak kami kirimkan.

Pendirian

Empat hal yang menentukan apa yang kami tolak

  • 01

    Layar tidak boleh berbohong

    Angka yang tampil harus dihitung dari data yang benar-benar ada. Bagian yang sumbernya belum tersambung mengatakannya sendiri. Sekali orang menemukan satu angka contoh, tidak ada satu pun angka lain di aplikasi ini yang masih ia percaya.

  • 02

    Ini bukan daftar centang

    Nilainya di persimpangan antar aspek, bukan di jumlah kotak. Fitur yang menambah kotak tanpa menambah pertanyaan yang bisa dijawab cuma membuat produk ini lebih mirip lembar sebar.

  • 03

    Kata biasa di atas, istilah hukum di bawah

    Judul memakai kata yang dimengerti direksi. Singkatan hukum turun ke baris kecil. Orang yang harus memutuskan bukan orang yang hafal singkatannya.

  • 04

    Sedikit yang selesai

    Kami lebih sering menolak permintaan fitur daripada menerimanya. Produk hukum yang setengah jadi tidak dipakai setengah, ia tidak dipakai sama sekali.

Batasnya

Yang bukan tujuan Corplex

Bukan menggantikan advokat, dan bukan model bahasa yang memutuskan. Bukan aplikasi umum untuk semua negara, karena ia terikat hukum Indonesia sampai ke nomor pasalnya. Bukan sistem penyimpanan dokumen, dan bukan sistem penggajian.

Delapan aspek adalah satu barang. Menjualnya terpisah membatalkan pemeriksaan silang antar aspek, dan pemeriksaan silang itulah nilainya.

Ingin tahu lebih jauh?