Corplex

Temuan

Yang paling berbahaya berdiri di persimpangan

Tiap aspek yang diperiksa sendiri-sendiri bisa terlihat rapi sekaligus. Yang di bawah ini contoh temuan yang baru muncul saat dua aspek disandingkan.

Contoh

Delapan yang paling sering ditemukan

  • Merek atas nama pendiri

    Sertifikat merek terdaftar atas nama orang, bukan atas nama perseroan. Memeriksa aset sendirian tidak menemukannya, karena sertifikatnya sah. Memeriksa korporasi sendirian juga tidak, karena aktanya rapi.

  • Klasifikasi usaha yang tidak ada di anggaran dasar

    Nomor induk berusaha memuat klasifikasi yang tidak pernah disebut di maksud dan tujuan anggaran dasar. Perizinan dan korporasi masing-masing terlihat beres.

  • Aset yang disita tapi tercatat bebas

    Satu aset sedang dalam sita di perkara berjalan, sementara daftar aset masih menyebutnya tanpa beban. Yang membaca daftar aset tidak pernah tahu.

  • Forum yang bertentangan dengan klausul

    Perkara diajukan ke pengadilan, padahal perjanjian yang mendasarinya memperjanjikan arbitrase. Ini terbaca hanya kalau perjanjian dan perkara dibuka bersamaan.

  • Pertanggungan yang tidak sepadan

    Nilai polis jauh di bawah nilai objek yang ditanggung, atau aset yang dijaminkan ke bank punya polis tanpa klausul banknya.

  • Perjanjian kerja waktu tertentu yang cacat

    Jangka waktu, perpanjangan, atau jenis pekerjaannya tidak memenuhi syarat, sehingga hubungan kerjanya bisa dianggap tetap beserta akibat biayanya.

  • Sengketa pajak yang tidak muncul di daftar perkara

    Berkas pajak menyebut sengketa yang tidak pernah tercatat sebagai perkara, jadi eksposurnya tidak ikut dijumlahkan.

  • Eksposur perkara melebihi modal disetor

    Jumlah perkiraan seluruh perkara berjalan dibandingkan dengan modal disetor di anggaran dasar. Satu angka yang layak masuk laporan risiko.

Sifatnya

Kenapa hasilnya bisa dibantah

  • Perhitungan biasa, bukan model bahasa

    Tiap pemeriksaan adalah fungsi yang hasilnya sama setiap kali dijalankan atas data yang sama. Ia bisa diulang, bisa diuji, dan bisa dibantah baris per baris.

  • Data yang belum ada bukan temuan

    Aspek yang belum diisi menghasilkan daftar kosong, bukan tuduhan. Temuan palsu di layar uji tuntas lebih berbahaya daripada temuan yang belum muncul.

  • Tiap temuan menyebut asalnya

    Baris temuan menaut kembali ke dokumen yang memicunya, di aspek mana dan di baris mana. Temuan tanpa asal tidak bisa diperiksa siapa pun.

  • Temuan punya satu rumah

    Seluruh temuan tinggal di Evaluasi LDD. Menampilkan hal yang sama di tiga layar menciptakan tiga tempat yang harus diperbaiki, dan yang ketiga selalu terlupa.

Kalau tidak menemukan apa pun

Pada perusahaan yang datanya sungguhan, pemeriksaan silang hampir selalu menemukan sesuatu. Kalau ia tidak menemukan apa pun, yang lebih mungkin salah adalah pemeriksaannya, bukan perusahaannya yang sempurna. Itu ukuran yang kami pakai sendiri untuk menilai apakah satu pemeriksaan layak dipertahankan.

Jalankan pemeriksaannya atas dokumen Anda